Jelang Ramadhan Komoditas Peternakan di kab. Solsel Mengalami kenaikan Harga.

Beberapa hari menjelang Bulan Ramadhan harga komoditas produk peternakan seperti telur ayam, ayam potong dan daging sapi mengalami kenaikan. Untuk telur ayam yang sebelumnya  dijual seharga Rp. 30.000,-/eggtray atau sekitar Rp. 1000,-/butir kini mengalami pelonjakan harga yakni Rp. 34.000,-/eggtray. Sedangkan untuk daging ayam yang sebelumnya di kisaran harga Rp. 20.000,-/kg menjadi Rp. 25.000,-/Kg. Untuk daging sapi yang sebelumnya dijual seharga Rp. 85.000,-/kg mengalami kenaikan menjadi Rp. 90.000,-/kg. Hal ini dipicu oleh semakin meningkatnya permintaan konsumen terhadap produksi telur ayam, ayam potong dan daging sapi untuk persiapan bulan ramadhan, juga tradisi “marandang” yang selalu dilakukan masyarakat minang kabau dalam menyambut bulan puasa.

Dari pantauan tim dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kab. Solok Selatan ke pasar Padang Aro beberapa hari yang lalu, kenaikan beberapa harga komoditi peternakan ini tidak terlalu berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Hal itu terbukti dengan banyaknya jumlah pemotongan ternak terutama sapi dan kerbau yakni sebanyak lebih kurang 50 ekor sapi dan kerbau yang dipotong di seluruh Kecamatan yang ada di kab. Solok Selatan.

Posted in berita bidang peternakan solsel | Leave a comment

Solsel Canangkan Gerakan Menanam Jagung (Gemar Menang)

Pada saat ini tanaman jagung menunjukkan kenaikan produksi yang signifikan di Kabupaten Solok Selatan. Banyak petani yang mulai membudidayakan tanaman ini, hal itu disebabkan oleh karena jagung merupakan salah satu komoditi potensial dan strategis untuk dikembangkan terutama untuk penyediaan bahan baku pakan ternak, selain untuk bahan baku industri rumah tangga dan kebutuhan lainnya. Potensi lahan dan iklim Solok Selatan pun sangat mendukung pengembangan komoditas jagung. Untuk itu melalui keputusan gubernur Sumatera Barat tahun 2013, Kabupaten Solok Selatan telah ditetapkan sebagai kawasan pengembangan komoditi tanaman pangan dan holtikultura, yakni Kawasan Padi untuk daerah sungai pagu dan sekitarnya dan kawasan pengembangan  Jagung untuk Kecamatan sangir dan sekitarnya.

Target yang dicanangkan untuk produksi jagung Solok Selatan di tahun 2013 adalah sebanyak  28.873 ton. Sedangkan angka produksi jagung kab. Solok Selatan untuk tahun  2012 adalah 26.339 ton. Pada tanggal 25 juni 2013 Melalui kegiatan field day (panen raya  Jagung)  di Jorong Sungai sanda Nagari Lubuk Gadang Timur kec. Sangir yang juga di hadiri oleh bapak Bupati kab. Solok Selatan H. Muzni zakaria,  beserta jajarannya maka dicanangkanlah Gerakan menanam jagung tahun 2013, untuk memenuhi target produksi Jagung Kabupaten Solok Selatan di tahun 2013.

Menurut Kadis Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Solok Selatan, Dr. Ir. Yul Amri,M.sc,  salah satu upaya untuk meningkatkan produksi dan prokduktivitas Komoditi pertanian adalah dengan Sekolah lapang pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) yang telah dimulai sejak tahun 2008 sampai sekarang. Sekolah lapang  merupakan tempat belajar dan pengambilan keputusan para petani/kelompok  tani, sekaligus tempat bertukar informasi dan pengalaman lapangan, pembinaan manajemen  kelompok serta sebagai percontohan bagi kawasan lainnya. Dikatakan lagi untuk tahun 2013 telah di alokasikan dana melalui  APBN Tugas Pembantuan Kabupaten Solok Selatan sebanyak 40 Unit SLPTT untuk lahan seluas 1.000 Ha. Atau senilai Rp. 298.200.000,-.

Atas dukungan dan dorongan Bupati Solok Selatan untuk mendukung peningkatan produksi dan produktivitas jagung di Solok Selatan melalui APBD Solok Selatan telah dialokasikan dana sebanyak Rp. 321.500.000,- untuk gerakan Menanam Jagung (Gemar Menang). Selain itu Gerakan menanam jagung juga akan bekerjasama dengan Perusahaan Daerah  Kab. Solok selatan dalam hal untuk menjamin pemasaran dan kontinuitas kegiatan pada tahun-tahun yang akan datang.

Pada acara field day dan pencanangan gerakan penanaman jagung yang dilaksanakan di kelompok tani IKHTIAR Jorong Sungai sanda nagari lubuk Gadang Timur  kec. Sangir tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan satu paket alat pemipil jagung kepada kelompok tani IKHTIAR, yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Solok Selatan.

Posted in info pertanian | Tagged | Leave a comment

Sukseskan TDS Dipertanakkan Solok Selatan Eliminasi Anjing Liar

e. pauh duo

Padang Aro__Dalam rangka mewujudkan Sumatera Barat bebas rabies tahun 2015 dan menyambut pelaksanaan TDS (Tour de Singkarak) yang akan di gelar di Sumatera Barat pada tanggal 2-9 Juni 2013, Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Solok Selatan khususnya Bidang Peternakan akan melaksanakan eliminasi atau pemusnahan anjing liar. Hal ini dimaksudkan agar pada saat pelaksanaan TDS yang kali ini akan melintasi sebagian wilayah  Kab. Solok Selatan tidak  mendapat gangguan dari anjing liar yang berkeliaran di sekitar arena lintasan TDS nantinya.

Pada saat rapat dengan seluruh staf Bidang Peternakan dan juga di hadiri oleh seluruh petugas Puskeswan yang ada di Kab. Solok Selatan, Sekretaris Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kab. Solok Selatan  Ir. Del Irwan, menginstruksikan kepada pihak terkait terutama Medik dan Paramedik Veteriner serta petugas lapangan yang ada di seluruh Puskeswan Kabupaten Solok Selatan untuk melaksanakan kegiatan eliminasi ini sesegera mungkin. Mengingat jadwal pelaksanaan TDS yang sudah semakin dekat. Kegiatan Eliminasi ini akan di fokuskan pada lokasi-lokasi yang nantinya akan menjadi tempat perlintasan dari peserta TDS seperti Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh dan Kecamatan Sungai Pagu. Jadwal pelaksanaan dari kegiatan ini pun sudah ditetapkan dalam rapat yang juga di hadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kab. Solok Selatan Dr. Ir. Yul Amri, M.Sc, yakni pada tanggal 21-22 Mei 2013 untuk daerah Sungai Pagu dan 25-26 Mei untuk daerah KPGD. Pada saat pelaksanaannya nanti juga akan melibatkan beberapa unsur lainnya seperti dari Kepolisian, Satpol PP dan juga PORBI. Diharapkan dengan pelaksanaan Eliminasi ini gangguan dari binatang liar terutama anjing tidak mempengaruhi pelaksanaan TDS di Kab. Solok Selatan serta mengurangi resiko tertularnya penyakit rabies pada masyarakat.

Posted in info peternakan | Tagged , | 2 Comments

Kelompok Tani POT Karya Muda Menuju Istana Negara

 

 

 

 

 

Pincuran Tujuh, BIDNAKSOLSEL.WORDPRESS.COM___Selasa (23/10) yang lalu kelompok tani POT Karya Muda yang terletak di jorong Pincuran Tujuh Nagari Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan  kedatangan para tamu Tim Juri Penilaian lomba Agribisnis Peternakan Sapi Potong Tingkat Nasional Tahun 2012, hal ini terkait atas terpilihnya kelompok tani POT Karya Muda sebagai juara 1 Lomba kelompok Agribisnis Sapi Potong Tingkat Provinsi Sumatera Barat serta ditunjuk untuk mewakili Propinsi Sumbar ke Tingkat Nasional dan Kelompok Tani POT Karya Muda masuk dalam 10 besar nominasi yang nantinya juga akan dinilai untuk mendapatkan juara di Tingkat Nasional. Kelompok tani POT Karya Muda yang di ketuai oleh Setiawan ini dikukuhkan pada tanggal 26 mei 2006 dengan jumlah anggota kelompok pada saat itu sebanyak 11 orang dengan jumlah sapi peliharaan  sebanyak 6 ekor. Seiring dengan berjalannya waktu kelompok Tani POT Karya Muda terus mengembangkan usahanya dan sampai pada tahun 2012 ini kelompok tani POT Karya Muda telah memiliki penambahan  anggota kelompok menjadi 26 orang dengan jumlah populasi sapi yang juga meningkat menjadi 224 ekor dengan rata2 kepemilikan ternak mencapai 8-10 ekor ternak per anggota. Berbagai jenis bantuan pun didapat oleh kelompok tani POT Karya Muda baik dari dana APBN maupun dana APBD Kab. Solok Selatan. Jenis bantuan Yang didapat Berupa Bantuan ternak sapi, Kandang Sapi, Pembangunan Rumah kompos, Embung, Lumbung Pakan dan Lain sebagainya. Hingga saat ini total aset yang dimiliki oleh kelompok tani POT Karya Muda mencapai Rp2,2 Miliar. Kedepannya Kelompok Tani POT Karya Muda akan Mengembangkan Usahanya menjadi Koperasi yang saat ini masih dalam pengurusan ke pihak-pihak terkait.

Produk yang dihasilkan kelompok tani POT Karya bukan hanya perbibitan sapi potong tetapi juga menghasilkan pupuk organik. Kelompok tani mampu menghasilkan 16 ton pupuk organik/bulan. Dengan harga jual Rp700/kg. Untuk pakan ternak kelompok tani tidak hanya mengandalkan kebun rumput yang ada tetapi juga sudah menggunakan teknologi pengolahan pakan berupa Fermentasi kulit kakao, fermentasi jerami,  fermentasi kulit kopi, Permen sapi (saka block), silase dan lain sebagainya. Penerapan teknologi pengolahan pakan ini di dapat dari hasil kerjasama kelompok Tani POT Karya Muda dengan Politeknik Pertanian Unand dan BPTP Sukarami.

Untuk Terus mengembangkan usahanya kelompok menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yakni dengan BPTP Sukarami, Politeknik pertanian Unand, PT mitra Kerinci, Puskeswan dan Inseminator Buatan.

Kehadiran  juri yang berjumlah 4 orang yang terdiri dari  Abdul Karnain (Ketua Juri) Dr. Ir. Suryadi,   Ir. Iqbal Ali dan Zulfisman. Juri ini berasal dari direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan hewan Kementerian Pertanian RI, disambut oleh bapak Asisten II Bidang Perekonomian Ir. H. Epli Rahmat, MM yang dalam hal ini mewakili Bupati Solok Selatan di dampingi oleh anggota DPRD Kab. Solok Selatan, Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Barat, Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kab. Solok Selatan serta Kepala SKPD lainnya di Kabupaten Solok Selatan. Juri disambut dengan tari pasambahan dari remaja-remaja putri Bangun Rejo dan kemudian disuguhi dengan kesenian tardisional kuda kepang, karena memang daerah Bangun Rejo ini di huni oleh warga keturunan jawa.

Ketua kelompok tani memaparkan expose kelompok tani POT Karya Muda dihadapan dewan juri. Expose ini meliputi sejarah dan latar belakang berdirinya kelompok tani POT Karya Muda, jumlah populasi ternak dari awal berdiri sampai saat ini, aset-aset yang dimiliki oleh kelompok tani, produk yang dihasilkan dan pemasaran produk, penerapan berbagai aplikasi ilmu yang telah digunakan serta kerjasama yang telah dilakukan kelompok tani dengan berbagai pihak.

Penilaian meliputi tiga aspek yaitu aspek teknis, dimana pada aspek ini kelompok dinilai sukses mengembangkan populasi ternak sapi dari 6 ekor menjadi 224 ekor, kemudian aspek lembaga dan aspek usaha yang meliputi pengembangan usaha kelompok tani.

Semua pihak terkait memberikan dukungan sepenuhnya terhadap kelompok Tani POT Karya Muda, Dukungan terutama di berikan oleh Dinas Peternakan Provinsi sumatera Barat dan Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kab. Solok Selatan khususnya bidang Peternakan. Berbagai pembinaan dilakukan agar kelompok ini menjadi yang terbaik dan menjadi juara tingkat nasional. Semua berharap Kelompok tani POT Karya Muda dapat mewakili Kab. Solok Selatan di tingkat nasional dan menjadi motivasi bagi kelompok lain untuk dapat melakukan hal yang sama. Semoga Kelompok Tani POT Karya Muda berhasil jadi juara.

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

pelaksanaan eliminasi anjing liar di kab. Solok Selatan

Dalam rangka mensukseskan program pemerintah Sumatera Barat untuk membebaskan Sumatera Barat dari Penyakit Rabies tahun 2015, Kabupaten Solok Selatan melakukan kegiatan eliminasi atau pemusnahan anjing liar yang terdapat di seluruh daerah Kabupaten solok selatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan September sampai dengan Oktober tahun 2012.  Saat ini kegiatan eliminasi telah dilaksanakan pada 3 kecamatan dari target 7 kecamatan yang ada di Kabupaten Solok Selatan. Adapun 3 kecamatan tersebut adalah Kecamatan Sangir Batang Hari, Kecamatan Sangir jujuan dan Kecamatan Sangir.

Menurut Ir. Yuherdi selaku kepala Bidang Peternakan, kegiatan ini sudah saatnya dilakukan, karena banyaknya pengaduan masyarakat yang digigit anjing. Hal ini tentu meresahkan masyarakat lainnya yang juga takut tergigit oleh anjing gila. Selain itu juga jumlah anjing liar pun semakin banyak berkeliaran di areal pemukiman masyarakat.

Untuk pelaksanaan kegiatan ini Dinas Pertanian, peternakan dan perikanan Kabupaten Solok Selatan Khususnya bidang peternakan yang menangani keswan dan Kesmavet melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti dari pihak kepolisian, kecamatan sampai ke jorong yang ada di kabupaten Solok Selatan, tujuannya agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Selain itu rencananya kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya, untuk mewujudkan Sumbar Bebas rabies tahun 2015.

Posted in berita bidang peternakan solsel | Tagged | 2 Comments

foto kegiatan Basar pasar murah peternakan

 

 

lokasi : Kantor Bupati Solok Selatan

Pembeli antusias memilih telur di pasar murah peternakan

telur dan daging ayam laris diserbu masyarakat

koordinator lapangan Musperi Hendra, S.Pt, ikut serta packing telur

Lokasi : Kiambang Muaralabuh

pembeli memilih telur

Antusias ibu-ibu di Jorong Kiambang membeli ayam

Kabid Peternakan, Koordinator Lapangan dan Pedagang

Kabid Peternakan Ir. Yuherdi

lokasi : Pasar Murah Sungai Aro

warga jorong sungai duo antusias menyambut pasar murah

Keramaian Pasar Murah Hasil peternakan di Jorong Sungai Duo

Tidak hanya ibu-ibu, Bapak2 pun ikut serta belanja

Posted in foto | Leave a comment

Jadwal Kegiatan Eliminasi

berikut jadwal pelaksanaan kegiatan Eliminasi di Kabupaten Solok Selatan :

  1. Kecamatan Sangir Batang Hari,  3-6 September 2012
  2. Kecamatan Sangir Jujuan  17-20 September 2012
  3. Kecamatan Sangir Balai Janggo  24-26 September 2012
  4. Kecamatan Sangir 4-5 Oktober 2012
  5. Kecamatan Pauh Duo  15-16 Oktober 2012
  6. Kecamatan Sungai Pagu 17-18 Oktober 2012
  7. Kecamatan KPGD 22-23 Oktober 2012
Posted in info peternakan | Tagged | Leave a comment